Tips Sarapan Praktis dan Sehat Agar Tubuh Tidak Ngantuk

Tips Sarapan Praktis dan Sehat Agar Tubuh Tidak Ngantuk – Sarapan sering disebut sebagai waktu makan terpenting dalam sehari. Namun, tidak sedikit orang justru merasa mengantuk, lemas, atau kurang fokus setelah sarapan. Menurut dokter gizi, kondisi ini biasanya terjadi karena pilihan menu sarapan yang kurang tepat. Agar energi tetap stabil dan tubuh lebih siap beraktivitas, berikut tips sarapan sehat yang tidak bikin ngantuk infobolaonline.id berdasarkan anjuran dokter gizi.

Pentingnya Sarapan untuk Energi dan Konsentrasi

Dokter gizi menjelaskan bahwa sarapan berfungsi mengisi kembali cadangan energi setelah tubuh berpuasa semalaman. Tanpa sarapan yang seimbang, kadar gula darah bisa turun sehingga menyebabkan pusing, lelah, dan sulit berkonsentrasi. Namun sebaliknya, sarapan yang terlalu tinggi gula sederhana juga dapat memicu lonjakan gula darah yang cepat turun, sehingga membuat tubuh terasa mengantuk.

Oleh karena itu, kunci utama sarapan sehat adalah keseimbangan zat gizi, bukan sekadar kenyang.

Pilih Karbohidrat Kompleks, Bukan Karbohidrat Sederhana

Salah satu penyebab utama rasa ngantuk setelah sarapan adalah konsumsi karbohidrat sederhana berlebihan, seperti nasi putih dalam porsi besar, roti tawar manis, atau makanan tinggi gula. Dokter gizi menyarankan memilih karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat sehingga energi dilepaskan secara bertahap.

Contoh karbohidrat pbauinjkt.id kompleks yang baik untuk sarapan antara lain oatmeal, roti gandum utuh, ubi rebus, kentang, atau nasi merah. Jenis karbohidrat ini membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil dan mencegah rasa kantuk.

Lengkapi dengan Protein Berkualitas

Protein berperan penting dalam membuat kenyang lebih lama dan menjaga stamina. Tanpa protein, sarapan cenderung cepat habis dicerna dan membuat tubuh lemas sebelum waktu makan siang.

Menurut dokter gizi, sumber protein ideal untuk sarapan antara lain telur, tempe, tahu, yogurt, susu rendah lemak, atau kacang-kacangan. Kombinasi karbohidrat kompleks dan protein terbukti efektif menjaga fokus dan energi hingga beberapa jam ke depan.

Jangan Lupakan Lemak Sehat

Banyak orang menghindari lemak saat sarapan, padahal tubuh tetap membutuhkannya. Lemak sehat membantu penyerapan vitamin dan memperlambat pencernaan karbohidrat sehingga energi bertahan lebih lama.

Lemak sehat bisa diperoleh dari alpukat, kacang almond, biji chia, biji rami, atau minyak zaitun dalam jumlah wajar. Dokter gizi menekankan bahwa lemak sehat bukan penyebab kantuk, asalkan porsinya tidak berlebihan.

Tambahkan Serat dari Buah dan Sayur

Serat berperan penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan kestabilan gula darah. Sarapan yang minim serat cenderung membuat cepat lapar dan lemas.

Tambahkan buah segar seperti pisang, apel, pepaya, atau beri, serta sayuran seperti bayam dan tomat. Kombinasi serat, protein, dan karbohidrat kompleks akan membuat tubuh terasa lebih ringan dan bertenaga.

Perhatikan Porsi dan Waktu Sarapan

Dokter gizi juga mengingatkan agar tidak sarapan dalam porsi terlalu besar. Porsi berlebihan membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras sehingga tubuh terasa mengantuk. Sarapan ideal sebaiknya dilakukan 1–2 jam setelah bangun tidur dengan porsi cukup, tidak berlebihan.